Home / Berita Umum / Pelaku Penjual Beli Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polda DIY

Pelaku Penjual Beli Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polda DIY

Pelaku Penjual Beli Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polda DIY – Polda DIY sukses menyingkap perdagangan orang (human trafficking) berkedok salon massage serta spa di Jalan Mulungan Kulon, Sendangadi, Mlati, Sleman. Salon itu memperdagangkan anak dibawah usia, khususnya utk melayani tamu laki laki.

Pengungkapan perdagangan orang itu berasal dari laporan warga. ” Dari laporan itu kami tindaklanjuti dengan laksanakan operasi di salon itu pada Sabtu (14/10/2017) malam serta laporan itu benar, ” kata Direktur Reserse serta Kejahatan Umum (Dir Reskrimun) Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo kala titel ungkap persoalan di Mapolda DIY, Selasa (17/10/2017) .

Hadi Utomo menuturkan persoalan itu berasal kala korban AKW (15) , seseorang cewek warga Yogyakarta, pergi dari tempat tinggalnya tanpa ada pamit terhadap orang tuanya, 24 Juli 2017 serta bersua dengan HRY (33) , warga Durenan Tejo, Triharjo, Sleman yg miliki usaha salon massage serta spa di Mulungan, Sendangadi, Mlati.

HRY menawari AKW bekerja di salonnya menjadi tukang pijat serta creambath. AKW terima tawaran itu, lebih-lebih pekerjaan itu mampu dilaksanakan waktu malam hari, maka AKW masih mampu sekolah waktu pagi harinya. Akan tetapi, dalam praktiknya, HRY malahan tawarkan AKW terhadap tamu laki laki. Tarifnya Rp160. 000, akan tetapi AKY cuma di beri jatah Rp10. 000.

” HRY memohon AKW laksanakan perbuatan cabul terhadap tamunya. Andaikan korban tak ingin, HRY memarahinya, ” ujarnya.

Menurut Hadi, menjadi tindak lanjut dari penangkapan HRY serta pengembangan perkara itu, tidak hanya memohon info saksi-saksi, petugas juga laksanakan visum kepada AKW di RS Bhayangkara Polda DIY. Akhirnya didapati alat vital AKW udah rusak.

” Atas tingkah lakunya itu, HRY dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 2 UU No 21/2007 perihal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) juga Pasal 83 serta 88 UU No 35/2014 perihal Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maximum 15 th., ” katanya.

HRY tak berikan komentar bab persoalan itu. ” HRY kami tahan di Mapolda DIY, ” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto.

About editor